<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk SODAP</title>
	<atom:link href="http://sodap.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sodap.wordpress.com</link>
	<description>"Semua yang berhubungan dengan kenikmatan"</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Nov 2008 04:46:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh rex</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-16</link>
		<dc:creator>rex</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 04:46:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-16</guid>
		<description>Saya juga mohon minta resep dali/bagot ni horbo.Tinggal di perantauan, tidak ada lapo di sini.
moleate</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga mohon minta resep dali/bagot ni horbo.Tinggal di perantauan, tidak ada lapo di sini.<br />
moleate</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh Amani Johan Nainggolan</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-15</link>
		<dc:creator>Amani Johan Nainggolan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 05:59:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-15</guid>
		<description>Tabo ni namangan i molo adong  Dali ni horbo  dohot  tanggo tanggo na di lapo na di Balige jonok tu Pom bensi i. masihol iba mulak tu hitaa an. horas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tabo ni namangan i molo adong  Dali ni horbo  dohot  tanggo tanggo na di lapo na di Balige jonok tu Pom bensi i. masihol iba mulak tu hitaa an. horas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh suandi sitorus</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-14</link>
		<dc:creator>suandi sitorus</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 02:46:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-14</guid>
		<description>PERLU DI RALAT. saksang bukanlah makanan khas orang &quot;BATAK&quot;. tidak semua batak makan babi, anjing, kucing dan tikus. saksang makanan orang kristen, yang kebetulan berasal dari kristen batak. Batak bukan brarti kristen, banyak orang batak yang islam, dan sangat banyak yang PARMALIM. mereka ngk makan saksang (babi). apakah mereka bukan orang batak?. Sisingamangaraja tidak makan saksang (babi) apakah Beliau bukan orang batak? jadi Tolong jangan mengeneralisasi tanpa survei dan fakta yang jelas. saya sendiri berkepercayaan Parmalim, dan saya hidup dan tinggal serta bekerja di lingkungan yang sangat sekuler, saya bekerja di salah satu bank local di jakarta yang sangat sekuler. so saya tidak setuju dengan perkataan bahwa &quot;saksang adalah makanan khas BATAK&quot; kalo arsik emang dari dulu semua orang tau bahwa &quot;Arsik adlah masakan khas batak&quot;
horas,--

Suandi Sitorus</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PERLU DI RALAT. saksang bukanlah makanan khas orang &#8220;BATAK&#8221;. tidak semua batak makan babi, anjing, kucing dan tikus. saksang makanan orang kristen, yang kebetulan berasal dari kristen batak. Batak bukan brarti kristen, banyak orang batak yang islam, dan sangat banyak yang PARMALIM. mereka ngk makan saksang (babi). apakah mereka bukan orang batak?. Sisingamangaraja tidak makan saksang (babi) apakah Beliau bukan orang batak? jadi Tolong jangan mengeneralisasi tanpa survei dan fakta yang jelas. saya sendiri berkepercayaan Parmalim, dan saya hidup dan tinggal serta bekerja di lingkungan yang sangat sekuler, saya bekerja di salah satu bank local di jakarta yang sangat sekuler. so saya tidak setuju dengan perkataan bahwa &#8220;saksang adalah makanan khas BATAK&#8221; kalo arsik emang dari dulu semua orang tau bahwa &#8220;Arsik adlah masakan khas batak&#8221;<br />
horas,&#8211;</p>
<p>Suandi Sitorus</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Manfaat semangka oleh rajasimarmata</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/10/23/manfaat-semangka/#comment-13</link>
		<dc:creator>rajasimarmata</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 07:52:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/10/23/manfaat-semangka/#comment-13</guid>
		<description>numpang berita ya .........!!

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Cornel Simbolon menyatakan keprihatinan yang mendalam, karena ratusan meter hutan perawan di Tele, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, telah ditebas habis baru-baru ini. Selain mencemaskan resiko bencana longsor, apabila areal hutan seluas 2.250 hektar di daerah itu habis dibabat, Cornel juga mensinyalir bahwa investor cuma ingin menyikat kayu disana.

Hal itu dikemukakan jenderal kelahiran Pangururan, Samosir ini dalam acara diskusi TobaDream Dialogue, Sabtu sore 91/3) di TobaDream Cafe, Jakarta. Cornel hadir di sana sebagai peserta, sedangkangkan pembicara diskusi dengan tema “Penyelamatan Danau Toba : Difficuit but Possible“‘ itu adalah Cosmas Batubara dan Bungaran Saragih. Keduanya bekas menteri.

Pernyataan keprihatinan itu dilontarkan Cornel Simbolon pada sesi tanya-jawab. Sebenarnya yang jadi sorotan saat itu adalah upaya penyelamatan Danau Toba, terutama dari aspek pariwisata dan lingkungan. Tapi Cornel tidak mengajukan pertanyaan, malah langsung meminta perhatian dan kepedulian hadirin terhadap pembabatan hutan ynag sedang berlangsung di Tele.

“Memang benar seperti dikatakan Lae (Suhunan) Situmorang tadi, hutan di Tele sedang terancam sekarang ini.Tidak tanggung-tanggung, hutan yang akan ditebang di kawasan tangkapan air itu mencapai 2.260 hektar. Katanya mau dibuat kebun bunga. Katanya bunganya untuk diskspor,”papar jenderal yang cinta lingkungan itu.

“Kita sangat prihatin karena ratusan meter hutan perawan di sana sudah dibabat habis, katanya buat jalan ke areal yang akan diubah jadi kebun bunga,’tambahnya.

“Tele itu adalah daerah tangkapan air, dan seperti tadi dijelaskan Pak Bungaran, daerah itu sangat ringkih dan rawan longsor,”tutur Cornel sambil menegaskan,”Saya setuju dengan apa yang dikatakan Lae Situmorang, saya mengerti apa yang dikuatirkannya, bahwa besar kemungkinan rencana membuat kebun bunga di bekas areal hutan seluas 2.250 hektar itu hanya kedok. “

Yang disitir Cornel adalah ucapan Suhunan Situmorang di awal acara, saat menyampaikan kata sambutan selaku Ketua Steering Commitee TobaDream Dialogue. Suhunan membeberkan kepada hadirin mengenai pembabatan hutan di Tele, termasuk sinyalemennya bahwa target utama investor PT EJS dari Korse adalah menyikat kayu di hutan alam itu.

“Memang sudah banyak kejadian seperti itu, “ujar Wakasad Cornel Simbolon. “Hutan dibabat, katanya mau buat kebun kelapa sawit atau kebun bunga. Tapi, setelah hutan dibabat dan kayunya dijual, investornya kabur. Makanya kita harus cermati terus perkembangan di Tele ini. Itu adalah daerah tangkapan air, sebagian masih hutan perawan. Kenapa itu harus dibabat ?”

“Makanya kita harus selamatkan hutan Tele. Kalau perlu kita panggil Bupati Samosir Mangindar Simbolon ke Jakarta, untuk menjelaskan kebijakannya membabat hutan perawan di sana, “tegas putra Samosir yang kenal liku-liku kawasan Tele itu.

Hutan lindung

Letjen Cornel Simbolon, yang bicara berdasarkan hasil pengecekan terbaru di lapangan, dengan blak-blakan menyatakan kurang yakin mengenai kelayakan investasi kebun bunga di Tele. “Mau diangkut pakai apa bunga-bunga itu ke Medan ? Dan kalaupun bisa, biaya transportasinya pasti sangat mahal. Pokoknya sangat meragukan, sehingga lebih masuk akal kalau investor hanya mengincar kayunya,”ujarnya.

Menurut Cornel, selain penyelamatan hutan Tele, agenda sangat penting yang harus segera dilakukan adalah menentukan peta hutan di Samosir. “Perlu segera dilakukan maping untuk menetapkan yang mana hutan lindung, yang mana hutan ulayat. Di Samosir belum jelas maping seperti itu.”tandasnya.

Dalam kesempatan itu Cornel Simbolon menyatakan sangat menghargai dan mendukung program konservasi yang akan dikerjakan Komunitas TobaDream. Besok pagi (9/2) rombongan Komunitas TobaDream akan terbang ke Medan, untuk selanjutnya pada Senin 3 Maret 2008, tepat pukul 3, akan menanam pohon pada areal seluas 2 hektar di desa Martoba , Kecamatan Sidihoni, Kabupaten Samosir.

“Sangat saya hargai dan dukung program penanaman pohon yang akan dilaksanakan Komunitas TobaDream. Tapi perlu saya pesankan, kalian harus pentingkan untuk menjalin kerjasama dengan penduduk setempat. Jangan asal nanam pohon, tapi penduduk di sana hanya jadi penonton, akan sia-sia,”kata Cornel.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>numpang berita ya &#8230;&#8230;&#8230;!!</p>
<p>Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Cornel Simbolon menyatakan keprihatinan yang mendalam, karena ratusan meter hutan perawan di Tele, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, telah ditebas habis baru-baru ini. Selain mencemaskan resiko bencana longsor, apabila areal hutan seluas 2.250 hektar di daerah itu habis dibabat, Cornel juga mensinyalir bahwa investor cuma ingin menyikat kayu disana.</p>
<p>Hal itu dikemukakan jenderal kelahiran Pangururan, Samosir ini dalam acara diskusi TobaDream Dialogue, Sabtu sore 91/3) di TobaDream Cafe, Jakarta. Cornel hadir di sana sebagai peserta, sedangkangkan pembicara diskusi dengan tema “Penyelamatan Danau Toba : Difficuit but Possible“‘ itu adalah Cosmas Batubara dan Bungaran Saragih. Keduanya bekas menteri.</p>
<p>Pernyataan keprihatinan itu dilontarkan Cornel Simbolon pada sesi tanya-jawab. Sebenarnya yang jadi sorotan saat itu adalah upaya penyelamatan Danau Toba, terutama dari aspek pariwisata dan lingkungan. Tapi Cornel tidak mengajukan pertanyaan, malah langsung meminta perhatian dan kepedulian hadirin terhadap pembabatan hutan ynag sedang berlangsung di Tele.</p>
<p>“Memang benar seperti dikatakan Lae (Suhunan) Situmorang tadi, hutan di Tele sedang terancam sekarang ini.Tidak tanggung-tanggung, hutan yang akan ditebang di kawasan tangkapan air itu mencapai 2.260 hektar. Katanya mau dibuat kebun bunga. Katanya bunganya untuk diskspor,”papar jenderal yang cinta lingkungan itu.</p>
<p>“Kita sangat prihatin karena ratusan meter hutan perawan di sana sudah dibabat habis, katanya buat jalan ke areal yang akan diubah jadi kebun bunga,’tambahnya.</p>
<p>“Tele itu adalah daerah tangkapan air, dan seperti tadi dijelaskan Pak Bungaran, daerah itu sangat ringkih dan rawan longsor,”tutur Cornel sambil menegaskan,”Saya setuju dengan apa yang dikatakan Lae Situmorang, saya mengerti apa yang dikuatirkannya, bahwa besar kemungkinan rencana membuat kebun bunga di bekas areal hutan seluas 2.250 hektar itu hanya kedok. “</p>
<p>Yang disitir Cornel adalah ucapan Suhunan Situmorang di awal acara, saat menyampaikan kata sambutan selaku Ketua Steering Commitee TobaDream Dialogue. Suhunan membeberkan kepada hadirin mengenai pembabatan hutan di Tele, termasuk sinyalemennya bahwa target utama investor PT EJS dari Korse adalah menyikat kayu di hutan alam itu.</p>
<p>“Memang sudah banyak kejadian seperti itu, “ujar Wakasad Cornel Simbolon. “Hutan dibabat, katanya mau buat kebun kelapa sawit atau kebun bunga. Tapi, setelah hutan dibabat dan kayunya dijual, investornya kabur. Makanya kita harus cermati terus perkembangan di Tele ini. Itu adalah daerah tangkapan air, sebagian masih hutan perawan. Kenapa itu harus dibabat ?”</p>
<p>“Makanya kita harus selamatkan hutan Tele. Kalau perlu kita panggil Bupati Samosir Mangindar Simbolon ke Jakarta, untuk menjelaskan kebijakannya membabat hutan perawan di sana, “tegas putra Samosir yang kenal liku-liku kawasan Tele itu.</p>
<p>Hutan lindung</p>
<p>Letjen Cornel Simbolon, yang bicara berdasarkan hasil pengecekan terbaru di lapangan, dengan blak-blakan menyatakan kurang yakin mengenai kelayakan investasi kebun bunga di Tele. “Mau diangkut pakai apa bunga-bunga itu ke Medan ? Dan kalaupun bisa, biaya transportasinya pasti sangat mahal. Pokoknya sangat meragukan, sehingga lebih masuk akal kalau investor hanya mengincar kayunya,”ujarnya.</p>
<p>Menurut Cornel, selain penyelamatan hutan Tele, agenda sangat penting yang harus segera dilakukan adalah menentukan peta hutan di Samosir. “Perlu segera dilakukan maping untuk menetapkan yang mana hutan lindung, yang mana hutan ulayat. Di Samosir belum jelas maping seperti itu.”tandasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu Cornel Simbolon menyatakan sangat menghargai dan mendukung program konservasi yang akan dikerjakan Komunitas TobaDream. Besok pagi (9/2) rombongan Komunitas TobaDream akan terbang ke Medan, untuk selanjutnya pada Senin 3 Maret 2008, tepat pukul 3, akan menanam pohon pada areal seluas 2 hektar di desa Martoba , Kecamatan Sidihoni, Kabupaten Samosir.</p>
<p>“Sangat saya hargai dan dukung program penanaman pohon yang akan dilaksanakan Komunitas TobaDream. Tapi perlu saya pesankan, kalian harus pentingkan untuk menjalin kerjasama dengan penduduk setempat. Jangan asal nanam pohon, tapi penduduk di sana hanya jadi penonton, akan sia-sia,”kata Cornel.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Arsik oleh Nafry Marmata</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/12/arsik/#comment-12</link>
		<dc:creator>Nafry Marmata</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 10:24:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/12/arsik/#comment-12</guid>
		<description>Weh jadi lapaer berat nih, Pingin balik ke Medan, Udah kelamaan di sini... pokoknya enak li arsik itu. Memang hebat nenek Moyang kita tuh.................... salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Weh jadi lapaer berat nih, Pingin balik ke Medan, Udah kelamaan di sini&#8230; pokoknya enak li arsik itu. Memang hebat nenek Moyang kita tuh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh Nafry Marmata</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-11</link>
		<dc:creator>Nafry Marmata</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 10:21:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-11</guid>
		<description>Mantap li eh, pokoke enak tenan...... Salam buat semua Teman-teman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mantap li eh, pokoke enak tenan&#8230;&#8230; Salam buat semua Teman-teman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh J. Mangihuttua S.</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-10</link>
		<dc:creator>J. Mangihuttua S.</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 05:57:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-10</guid>
		<description>Saya sudah kecanduan makan &quot;Dali ni Horbo&quot;, jadi kalau saya pergi kearah Taput, saya tidak akan pernah lupa untuk mendapatkannya, rasanya pasti ada yang kurang bila makanan tersebut belum menyentuh lidah saya. apalagi kalau saya pulang ke Buluduri, Tulang saya (ama ni Haposan Pane) pasti sibuk mencarinya (maaf ya Tulang!), karena dia tahu saya tidak akan makan di rumahnya kalau dali ni horbo tidak ada. Pokoknya bagi saya &quot;Dali ni Horbo&quot; merupakan makanan khas batak yang paling saya sukai, sekali makan bisa 3 piring lho. Apalagi kalau dibarengi &quot;Na Niura&quot;, wah, jadi ngiler nih. Horas !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sudah kecanduan makan &#8220;Dali ni Horbo&#8221;, jadi kalau saya pergi kearah Taput, saya tidak akan pernah lupa untuk mendapatkannya, rasanya pasti ada yang kurang bila makanan tersebut belum menyentuh lidah saya. apalagi kalau saya pulang ke Buluduri, Tulang saya (ama ni Haposan Pane) pasti sibuk mencarinya (maaf ya Tulang!), karena dia tahu saya tidak akan makan di rumahnya kalau dali ni horbo tidak ada. Pokoknya bagi saya &#8220;Dali ni Horbo&#8221; merupakan makanan khas batak yang paling saya sukai, sekali makan bisa 3 piring lho. Apalagi kalau dibarengi &#8220;Na Niura&#8221;, wah, jadi ngiler nih. Horas !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh Anson Simanjuntak</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-9</link>
		<dc:creator>Anson Simanjuntak</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 07:34:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-9</guid>
		<description>Unang pagodang hu diallang hamu sassang i, unang hona kolesrtol hamu jala asa adong di hami.
Memang molo mamereng loppan sassang on lupa do sude akka sahit, hape dung sae mangan ittor LEKKUK.

Horas dihita sudena.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Unang pagodang hu diallang hamu sassang i, unang hona kolesrtol hamu jala asa adong di hami.<br />
Memang molo mamereng loppan sassang on lupa do sude akka sahit, hape dung sae mangan ittor LEKKUK.</p>
<p>Horas dihita sudena.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Arsik oleh Rudi</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/12/arsik/#comment-8</link>
		<dc:creator>Rudi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 08:44:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/12/arsik/#comment-8</guid>
		<description>resep, bahan - bahan &amp; cara pembuatannya

Resepnya :</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>resep, bahan &#8211; bahan &amp; cara pembuatannya</p>
<p>Resepnya :</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saksang oleh Benhard Situmorang</title>
		<link>http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-7</link>
		<dc:creator>Benhard Situmorang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 03:44:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sodap.wordpress.com/2007/09/11/5/#comment-7</guid>
		<description>Saksang manang tanggo2 tung massai tabo do molo mangan rap dohot indahan na las, apalagi adong muse soup nai..tabo nai poang........! molo di medan adong do rumah makan khas batak na gabe sada tempat pavorit di medan, ima di jln sempurna ujung jonok jln Bahagia masuk sian JL SM raja....jadi tua angka dongan2 si sada pandaion robe ma tusi lapo i....pasti mak nyosssss...!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saksang manang tanggo2 tung massai tabo do molo mangan rap dohot indahan na las, apalagi adong muse soup nai..tabo nai poang&#8230;&#8230;..! molo di medan adong do rumah makan khas batak na gabe sada tempat pavorit di medan, ima di jln sempurna ujung jonok jln Bahagia masuk sian JL SM raja&#8230;.jadi tua angka dongan2 si sada pandaion robe ma tusi lapo i&#8230;.pasti mak nyosssss&#8230;!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
